Ini Dia Manfaat Telur Bebek Jawa Yang Jarang Diketahui

Perlu diketahui bahwa telur bebek banyak mengandung protein, vitamin dan karbohidrat, vitamin-vitamin yang terkandung dalam telur bebek diantaranya yaitu vitamin A, vitamin D, vitamin E, zat besi, vitamin B12 dan natrium yang sangat bagus bagi kesehatan tubuh.

Khasiat Telur Bebek Jawa Bagi Kesehatan Seksualitas Pria

Kandungan protein pada telur bebek sangat berguna untuk menambah vitalitas pria, apalagi pria dengan pekerjaan berat dan melelahkan. Khasiat telur bebek sebagai suplemen penambah gairah seks ternyata sudah dipercaya sejak zaman dahulu kala, pada zaman dahulu, konsumsi telur bebek mentah ini dicampur dengan jahe dan susu kambing. Konon masyarakat Minang menjadikan minuman telur bebek sebagi minuman wajib sebelum berhubungan seks, karena khasiat ampuhnya mendongkrak vitalitas pria.

Telur Bebek dan Madu Sebagai Pendongkrak Seksualitas

Khasiat telur bebek bagi seksualitas pria sangat bisa dirasakan jika dicampur dengan madu, selain bau amis yang akan berkurang berkat campuran madu, telur bebek yang dicampur dengan madu ternyata memiliki manfaat ganda, salah satunya sebagai penambah rasa manis dan terpenting adalah meningkatkan libido pria Dewasa.

Manfaat Telur Bebek jawa Bagi Kesehatan

  1. Kesehatan Mata
  2. Menangkal radikal bebas dan meningkatkan sistem imun
  3. Meningkatkan hormon
Fakta terkini menyebutkan bahwa konsumsi telur bebek dan madu juga berkhasiat bagi wanita, terlebih sangat dianjurkan ketika sebelum melakukan hubungan seks.
Mau tahu lebih lanjut tentang Manfaat Telur Bebek Jawa Yang Jarang Diketahui? kunjungi link berikut: http://bit.ly/1UiMu8B

Mengatasi Jerawat Secara Alami yang Membandel

mengatasi jerawat secara alamiJerawat merupakan salah satu masalah yang tidak mudah untuk diatasi. Bukan hanya bagi kaum wanita, pria pun juga bisa merasa jengkel hanya karena satu jerawat yang tumbuh di sekitar wajahnya. Mengatasi jerawat secara alami merupakan salah satu cara untuk bisa menghilangkan jerawat membandel tadi tanpa harus terpapar zat kimia berbahaya dari penggunaan kosmetik.
Selanjutnya, sebelum mengetahui cara mengatasi jerawat secara alami yang membandel, ada baiknya untuk kita mengetahui apa itu jerawat dan apa penyebab jerawat itu muncul.

Mengenal Jerawat

Menurut www.Wikipedia.org, Definisi Jerawat adalah sebagai berikut:

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya.

Selain itu, dari situs www.NHS.uk mendefinisikan jerawat sebagai berikut dalam bahasa Inggris:

Acne is a common skin condition that affects most people at some point. It causes spots to develop on the skin, usually on the face, back and chest.

Atau jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, artinya kurang lebih sebagai berikut:

Jerawat adalah kondisi kulit pada umumnya, yang bisa terjadi pada kebanyakan orang di beberapa titik. Kondisi ini menyebabkan bintik-bintik yang mengembang pada kulit. Jerawat biasanya terjadi di wajah, punggung dan dada.

Jenis Jenis Jerawat

  1. Komedo
    Komedo merupakan salah satu jenis jerawat yang tumbuh karena pori-pori tertutup oleh kotoran. Beberapa orang mengatakan kalau komedo merupakan cacing wajah. Sebutan cacing wajah karena komedo lebih sering terjadi di area wajah (terutama hidung), dan ketika komedo memiliki bentuk memanjang berwarna putih agak kuning seperti cacing ketika dipencet keluar.

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, komedo terjadi karena terjadinya penyumbatan pori-pori karena kotoran. Selain itu, kotoran yang menempel juga bisa muncul karena kulit yang terlalu berminyak.

  2. Jerawat Biasa
    Jerawat ini merupakan jenis jerawat yang paling mudah dikenali. Jerawat ini memiliki ciri tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan yang terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis Propionibacterium acne.

    Bakteri ini biasanya hidup di saluran kelenjar tempat beradanya asam lemak pada kantung tersembunyi di dalam pori-pori kulit.

    Bakteri ini merupakan jenis bakteri anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembap, dinilai dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat ini.

  3. Jerawat Batu (Cystic acne)
    Jerawat batu adalah salah satu jenis jerawat yang tumbuh dengan sifat yang keras. Dan ketika jerawat batu tersebut ditekan, kita akan merasakan seperti kulit yang mengeras. Selain itu, meskipun kita hanya menekannya sedikit, bisa terasa sangat sakit.

    Dapat dikatakan bahwa jerawat batu termasuk jenis jerawat yang masih susah untuk dihilangkan. Perlu perawatan dengan dokter ahli agar jerawat batu yang mungkin sudah semakin menyebar dapat segera teratasi. Penderita jerawat batu bisanya memiliki hubungan darah dekat dengan orang yang juga mengidap jerawat ini.

    Dengan kata lain, jerawat batu biasanya terjadi karena faktor genetik. Secara genetik penderitanya memiliki:

    • Kelenjar minyak hiperaktif yang bisa membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak,
    • Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal
    • Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit

Penyebab terjadinya jerawat

Tak ada seorang pun di dunia ini yang bisa melewati masa hidupnya tanpa satu jerawat sama sekali. Dengan kata lain, semua orang di dunia ini pasti pernah dan akan mengalami masalah dengan jerawat.
Karena jerawat merupakan kondisi yang wajar yang pasti akan terjadi pada setiap orang, maka tidak perlu malu atau khawatir jika jerawat sudah mulai menyerang. Namun, beberapa orang yang memang pada dasarnya mementingkan penampilan, pasti akan sangat terganggu, meski hanya 1% dari penampilannya yang hilang.
Menurut dokter Kligmann, seorang peneliti jerawat terkemuka di dunia berpendapat, bahwa kemungkinan penyebab umum terjadinya jerawat adalah karena masalah kelenjar hormonal yang bisa merangsang kelenjar minyak pada kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.
Banyak hal yang bisa mempengaruhi terjadinya jerawat. Disamping dari penyebab jerawat di atas, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Faktor keturunan atau genetik
  2. Bakteri di pori-pori kulit
  3. Terpapar berbagai macam polusi udara (asap kendaraan maupun rokok)
  4. Karena adanya darah kotor
  5. Terjadi penyumbatan pori-pori wajah akibat sel kulit mati tidak terangkat
  6. Kurangnya meminum air putih
  7. Terlalu banyak mengkonsumsi rokok dan alkohol
  8. Terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung
  9. Kurang menjaga kebersihan kulit
  10. Jarang mencuci muka (padahal kegiatan mencuci muka harus dilakukan saat bangun tidur setelah beraktifitas, dll)
Dari beberapa penyebab jerawat di atas kita bisa mengetahui kalau hanya dari hal sepele pun bisa menimbulkan jerawat.

Mengatasi Jerawat secara alami

Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit yang biasa menyerang wajah. Sehingga cara mengatasi jerawat juga tidak boleh sembarangan. Mengatasi jerawat secara alami bisa dilakukan dengan 2 metode yaitu: secara internal dan secara eksternal.

Metode Internal

Yang pertama, mengatasi jerawat secara alami dengan metode internal. Kenapa disebut dengan internal? Karena cara mengatasi jerawat secara alami ini dilakukan dengan lebih mengoptimalkan fungsi metabolisme tubuh. Ini bisa dilakukan dengan melakukan hal sebagai berikut:
  1. Perbanyak Minum Air Putih
    Air putih dinilai mampu menjaga metabolisme tubuh, dan yang terpenting membantu proses regenerasi sel kulit. Dengan memperbanyak konsumsi air putih, akan membantu membersihkan kotoran dalam tubuh yang bisa menyebabkan jerawat pada kulit. Selain itu, Air putih juga sangat baik untuk kulit dan kesehatan tubuh serta bisa mengatasi jerawat secara alami.
  2. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
    Mengatasi jerawat secara alami juga bisa dilakukan dengan mengkonsumsi bua dan sayur. Buah-buahan maupun sayuran akan membantu tubuh melarutkan lemak jahat pada tubuh. Sehingga kadar minyak berlebih yang dihasilkan tubuh pun berkurang. Ketika lemak dalam tubuh telah berkurang, maka minyak pada kulit pun juga akan ikut berkurang.
  3. Jauhi Makanan Yang Berlemak
    Makanan yang mengandung lemak jika dikonsumsi secara berlebihan akan menjadikan tubuh memproduksi minyak berlebih. Hal tersebut juga berdampak pada kulit, minyak berlebih pada kulit akan menyumbat pori-pori kulit yang akhirnya membentuk gumpalan dan mengundang bakteri Propionibacterium acnes. Sehingga terjadilah terjadilah jerawat.

Metode Eksternal

Selanjutnya metode eksternal. Disebut dengan metode eksternal karena cara mengatasi jerawat secara alami dilakukan dengan kontak langsung dengan jerawatnya. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat secara alami dengan metode eksternal ini adalah sebagai berikut:
  1. Menggunakan Minyak Bulus
    Mengatasi jerawat secara alami dengan metode eksternal yang pertama adalah dengan menggunakan Minyak Bulus. Minyak bulus telah lama digunakan sebagai kosmetik alami, terapi di salon-salon mewah dan juga sebagai penyembuhan alternatif berbagai penyakit.

    Dengan terapi minyak bulus secara rutin, Anda akan mendapatkan wajah yang lebih halus, putih secara alami, jerawat dan bekas jerawat yang membandel juga akan hilang. Baca Menghilangkan Jerawat dengan Minyak Bulus

  2. Menggunakan Lidah Buaya
    Mengatasi jerawat secara alami dengan metode eksternal yang pertama adalah dengan menggunakan lidah buaya. Potong beberapa bagian lidah buaya yang telah dibuang kulit bagian luarnya. Oleskan cairan lidah buaya tersebut secara rutin pagi dan sore. Jika anda rutin maka jerawat akan mudah kering bahkan juga dapat membersihkan bekas jerawat.
  3. Menggunakan Madu
    Sudah menjadi rahasia umum cairan dengan begitu banyak manfaat ini juga bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Berbagai penelitian membuktikan bahwa madu terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit dan juga mampu membasmi berjerawat. Cara menggunakanyan sangat mudah yaitu hanya dengan mengoleskan madu pada kulit yang berjerawat. Lakukan hal tersebut dengan menggunakan kapas dan diamkan selama 15 menit, kemudian bilas dengan air putih hingga bersih.
  4. Menggunakan Pepaya
    Kandungan vitamin pada buah pepaya sangat baik untuk kulit. Namun masih jarang yang memanfaatkan untuk mengobati jerawat dikarenakan aromanya. Caranya cukup mudah, blender pepaya sesuai kebutuhan, kemudian oleskan pepaya hasil blender tadi pada wajah selama 20 menit selanjutnya bersihkan dengan air.
  5. Menggunakan Tomat
    Tomat ternyata selain dapat bermanfaat untuk menghilangkan komedo, tomat juga dapat menghilangkan jerawat. Caranya sangat mudah iriskan tomat lalu oleskan atau tempelkan di wajah atau lokasi jerawat dan kemudian diamkan 15 menit – 1 jam, lakukan kurang lebih 1 bulan agar jerawat anda hilang.

Mencegah terjadinya jerawat

Seperti yang sering pepatah katakan: “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Agar kulit kita terutama kulit wajah bisa terhindar dari jerawat, maka kita bisa melakukan beberapa hal berikut:
  1. Selalu kondisikan kulit wajah bersih setiap kali akan beristirahat di rumah.
  2. Jika sudah muncul satu jerawat, jangan memecahkan jerawat dan jangan sering di sentuh.
  3. Hindari pemakaian kosmetik yang berlebihan saat tidur.
  4. Kebutuhan pembersih bagi kulit kering berbeda dengan kulit berminyak atau kulit normal, demikian juga sebaliknya.
  5. Membersihkan wajah pada sore hari berbeda dengan pagi hari.
error: UNTUK PEMESANAN SILAHKAN WA 0895802751982